Sinopsis lengkap shani episode 11 : Dibalik Pintu Itu

taman-sinopsis : Shani membuka pintu dengan tangan gemetar. Air mata mengalir di pipinya ketika ia menyaksikan ibunya mendendangkan lagu pendahuluan tidur guna Yami. Chhaya tampak menikmati kehadiran seseorang namun Shani terdapat di balik pintu. Dia tidak dapat melihatnya. Dia masih menikmati sesuatu yang aneh. 

https://taman-sinopsis.blogspot.com/2018/07/sinopsis-lengkap-shani-episode-11.html
Shani berlangsung berlinang mata dan kaget. Kakol meminta temannya guna berhenti namun Shani menandakan dia guna meninggalkannya sendirian. Yam mengarah ke ke kamarnya ketika dia menyaksikan Kakol di sana. Dia ialah burung yang sama yang saya lihat di hutan. Dia pun memperhatikan Shani. Siapa anak ini dan apa yang dia kerjakan disini? Sudah tentu burung ini mempunyai hubungan dengan anak ini dan anak ini terhubung ke hutan dimana ibu pergi. Dia bakal memberitahuku apa yang ibu katakan padaku!

Shani memikirkan ibunya mengampuni dirinya sendiri guna berdoa masing-masing hari dan sebab tidak menemukannya di balik tirai sejumlah hari kemudian.

Dia memikirkan berapa kali dia bertanya apakah dia menyembunyikan sesuatu darinya dan dia menuliskan tidak. Kenangan lagunya yang nyanyian untuknya dan Yami berkedip di depan matanya ketika dia berlangsung kembali mengarah ke hutan sendirian. Shani hingga di rumah. Tirai menciptakan kebisingan sebab angin. Shani meletakkannya pulang dengan benar di lokasi puja.

Yami tertidur. Chhaya masih bersamanya.

***

Shani terus menyaksikan tirai masa-masa dan lagi.

Chhaya mengira ini malam. Shani tentu menungguku. Dia pergi dari sana. Yam memikirkan apa yang sudah didengarnya (konveksi Surya Dev dan Chhaya) dan ibunya menuliskan kepadanya bahwa dia bakal pergi ke hutan. Dia memikirkan Kakol, Shani dan ibunya di hutan. Dia memungut pedangnya. Siapa juga Anda, Anda mesti istirahat malam semalam. Kamu bakal mati besok

Chhaya datang dan mengejar Shani menunggunya. Shani tersenyum melihatnya. Dia mengelus wajahnya. Dint anda tidur? Dia membalas bahwa dia terbangun hari ini. Dia bertanya apakah dia punya makanan. Dia bilang aku selalu santap denganmu. Bagaimana saya dapat makan sendiri hari ini? Dia kecil hati dengan kata-katanya dan pergi guna mendapatkan makanan. Tidakkah kamu hendak tahu kenapa aku terlambat hari ini? Dia bangun. Saya tahu bahwa kita sibuk dalam doa. Dia merasa tidak enak karena berdusta kepadanya. Dia berbalik namun dia berdiri di luar ketika itu. Mereka berdua memberi santap buah satu sama lain. 

Dia mengejar dia menatapnya dengan teknik yang berbeda. Apa yang anda lihat? Dia bilang anda terlihat paling lelah. Doa panjang seperti tersebut membuatmu lelah, kan? Anda melulu mengatakan doa membawa kedamaian di hati anda tapi doa yang menciptakan tubuh lelah dan menciptakan Anda gelisah entah tidak dilaksanakan untuk dalil yang benar atau mungkin tersebut bukanlah doa yang sebenarnya. Kurangi masa-masa Anda guna berdoa. Kamu lelah Dia berbaring tidur. Chhaya terkejut melihatnya begitu. Dia pun berbaring dan mengelus pipinya. Dia mendendangkan lagu pendahuluan tidur, bukan dia. Dia tersentuh oleh ucapan-ucapan pengantar tidurnya. Dia tertidur. Dia membelakangi dia dan menangis.

Matahari keluar di langit. Shani menatap ibunya. Dia bergerak sedikit. Dia menyeka air matanya dan berbaring seraya pura-pura tidur. Dia membangunkannya. Dia menyaksikan sesuatu yang berbeda. Dia menuliskan kepadanya bahwa matahari sudah terbit di langit. Anda mesti berdoa sekarang, bukan? Dia pergi. Dia terkejut dengan reaksinya. Chhaya meminta maaf pada anaknya. Aku tidak bakal menunda datang dari kini dan seterusnya. Dia bilang kenapa anda minta maaf? Pasti ada dalil untuk doa-doa susah itu. Saya yakin kita akan menuliskan alasannya pada ketika yang tepat. Shanay-Shanay, bukan? Dia merasa tidak enak. 

Dia mulai berlangsung pergi tapi lantas berhenti. Shani memberi isyarat padanya guna tersenyum. Dia menciumnya di dahi dan lantas berlinang air mata. Shani menyaksikan batu di tangannya. Matanya sarat dengan air mata.

Guru Shukrachayra memberitahu Vykthagandh bahwa dia bakal mendapatkan anak itu. Tetap disini. Vykthagandh bertanya kepadanya kenapa dia membawa mereka ke sini ketika dia tidak membutuhkannya. Guru Shukracharya menuliskan bahwa empiris saya menuliskan bahwa anda bukan satu-satunya yang datang ke sini untuk menggali anak itu. Indra Dev menjangkau hutan pun dengan kumpulan orangnya. Sudah saatnya mengungkap yang satu Surya Dev sedang bersembunyi.

Yam hingga di lokasi tinggal Shani. Keluar. Jawab pertanyaan saya atau mati! Dia menembakkan tombak sebab ledakan terjadi. Shani melangkah maju. Yam kaget melihatnya di sini. Shani dan Yam saling pandang. Shani menuliskan bahwa saya tidak mengenal kita tapi memahami ini bahwa menyerang tanpa peringatan dan menginjak tempat seseorang tanpa izin ialah sebuah kejahatan. kita telah mengerjakan keduanya. Kejahatan ketiga bakal menjadi perbuatan terakhir Anda. 

Yam bertanya apakah masuk pada malam hari tidak dirasakan sebagai kejahatan. Jika iya, maka dengan izin siapa kamu datang ke Surya Loka tadi malam. Pertanyaan saya ialah mengapa kita datang! Jawab saya atau saya akan menarik keluar rumah yang disebut lokasi tinggal Anda ini.

Shani mendekatinya. Kakol menyaksikan mereka dari pohon. Dia beranggapan untuk mengerjakan sesuatu sebelum terjadi kesalahan. Dia terbang pergi. Shani menuliskan kepadanya guna tidak menciptakan keributan. Ibuku. 

Dia berhenti. Yam menuntut guna tahu kenapa dia datang ke Surya Mahal tadi malam. Apa hubunganmu dengan Surya Mahal? Shani bilang aku tidak inginkan perang. Kembali. Yam membalas bahwa pengecut berkata tentang pergi. Itu terdapat dalam darah. Darah saya menantang saya guna berperang. Shani tidak membiarkannya menyerangnya. Yam bilang tentu darahmu jelek yang membuatmu pengecut.

0 Response to "Sinopsis lengkap shani episode 11 : Dibalik Pintu Itu "

Posting Komentar